Rapat Kordinasi Kostratani Balit Palma dengan Dinas Pertanian Minahasa Utara

Airmadidi, Minahasa Utara. Kamis, 06 Agustus 2020. Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Balitbangtan menghadiri rapat koordinasi kegiatan dan sinkronisasi data BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) mendukung Program Kostratani tahun 2020. Rapat dilakukan di kantor Dinas Pertanian Minahasa Utara. Kehadiran Kepala Balai Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si bersama dengan Kepala Seksi Jasa Penelitian Engelbert Manaroinsong, SP. M.Si dan Kordinator Program Dr. Asthutiirundu, S.Hut. MP., atas undangan Kepala Dinas Pertanian Minahasa Utara Ir. Wangke Karundeng, MAP. Hadir juga 10 kepala BPP se-Minahasa Utara bersama dengan Kepala Bidang Penyuluhan dan staf dinas. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas perhatian kepala Balit Palma yang hadir dan menyampaikan hal terkait pembangunan pertanian mendukung peningkatan produksi pertanian yang akan berdampak pada pendapatan petani di Minahasa Utara.

Dr. Ismail Maskromo menyampaikan bahwa Balit Palma Balitbangtan Kementerian Pertanian sebagai UPT pusat yang berada di Minahasa Utara. Salah satu tugasnya adalah mendiseminasikan inovasi-inovasi tanaman Palma. Saat ini mendapat tugas untuk mensukseskan program Kostratani Kementerian Pertanian yaitu pendampingan kepada BPP Model di tingkat kecamatan dalam kabupaten terdekat kantornya. Pendampingan Balit Palma kepada BPP Talawaan dan BPP Kalawat, Kab. Minut. Diharapkan BPP ini menjadi contoh bagi BPP lainnya.

Saat ini telah dilakukan tahapan awal berupa pengumpulan data baseline serta identifikasi infrastruktur penunjang untuk mendukung komunikasi langsung dengan konstratani pusat. Selanjutnya dengan model pendekatan percontohan melalui demplot tanaman padi, jagung dan kelapa serta komoditii unggulan lainnya akan diterapkan pada BPP lainnya. Data lengkap terkait luasan lahan pertanian, luas lahan dan produksi per komoditi, jumlah dan status kelompok tani, ketersediaan alsintan, sdm penyuluh dan lain lain diharapkan dapat dikumpulkan minggu depan.

Kepala balai mengharapkan bantuan dan dukungan semua pihak, sehingga apa yang diharapkan Bapak Menteri Pertanian, bahwa penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian dalam mewujudkan pertanian yang mandiri maju modern dapat terwujud. (EM/08/2020)

Print Friendly