Komisi IV DPR RI Komitmen Mendukung Pengembangan Kelapa di Balai Penelitian Tanaman Palma

Merupakan sebuah kehormatan besar bagi Balai Penelitian Tanaman Palma pada hari Sabtu, 10 April 2021 untuk menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI pada Reses MP. IV TS. 2020-2021. Pada beberapa agenda kunjungan kerja tersebut, Balit Palma menjadi tuan rumah pertama yang dikunjungi oleh rombongan yang dipimpin oleh Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. (Wakil Ketua Komisi IV DPR RI) berturut-turut bersama Ir. Mindo Sianipar, Maria Lestari,S.Pd., Ono Surono, ST., Ir. H. Hanan A. Rozak, M.Si., Budhy Setiawan, Dr. H. Azikin Solthan, M.Si., Ir. Endro Hermono, MBA., Julie Sutrisno, Ir. Abdullah Tuasikal, M.Si., Edward Tannur, SH., Dr. H. Suhardi Duka, MM. Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP. MM., Saaddiah Uluputty, ST., Slamet Ariyadi, S.Psi. dan KH. Asep A Maoshul, S.Sy.

Kunjungan di Balit Palma diterima langsung oleh Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. bersama Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan, Ir Syafaruddin, Ph.D. didampingi oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma, Dr.Ir. Ismail Maskromo, M.Si. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Balit Palma telah memperkenalkan secara langsung varietas unggul tanaman Palma di Kawasan “Gallery field” yaitu Kelapa Eksotik Indonesia, mulai dari Kelapa Dalam Bido, Kelapa Genjah Pandan Wangi, Kelapa Genjah Salak, Kelapa Genjah Orange Sagerat dan Kurma Introduksi dari Irak, Timur Tengah. Hal ini kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Taman Sains Pertanian dengan pemaparan Profil Balai Penelitian Tanaman Palma, lokasi pembuatan Gula Kelapa, pengolahan Kopra Putih dan berakhir di Lokasi Pembibitan Kelapa varietas unggul dan Multi Fungsi Lahan.

Dalam sambutannya, Bapak Kepala Badan Litbang menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Komisi IV DPR RI yang telah mengunjungi Balit Palma sebagai salah satu UPT Badan Litbang Pertanian. Balit Palma sebagai penghasil inovasi teknologi pada Komoditas Tanaman Palma telah menggaungkan informasi mulai dari hulu sampai hilir tentang 9 komoditas Palma yang menjadi mandat Balai Penelitian Tanaman Palma yaitu Kelapa, Sawit, Pinang, Aren, Sagu, Lontar, Gewang, Nipah dan Kurma di berbagai pelosok Nusantara bahkan sampai kancah Internasional.

 

Bak gaung bersambut, Pimpinan Rombongan Komisi IV DPR RI, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. pun mendorong Kementerian Pertanian untuk terus melanjutkan program pembaruan yang bertujuan untuk peningkatan produksi dan pendapatan petani Kelapa di Indonesia yang didukung oleh komitmen bersama dari anggota Komisi IV DPR RI untuk fokus pada program peningkatan produksi tanaman Perkebunan, salah satunya adalah Kelapa. Bahkan, secara khusus beberapa anggota Komisi IV DPR RI meminta pendampingan dari Balit Palma, Balitbangtan dalam hilirisasi inovasi untuk membangun Kawasan pengembangan Kelapa Genjah lengkap dengan unit pengolahan gula kelapa, edible Kopra dan produk turunan kelapa lainnya, yang memiliki pangsa pasar lebih luas serta nilai jual yang lebih tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si. memperkenalkan Salam Kelapa yang disimbolisasi dengan lima jari telapak tangan kanan sebagai harapan yang harus direalisasikan untuk peningkatan harga kelapa: Rp. 5.000,- per butir, Berbuah di bawah umur 5 tahun untuk kultivar Kelapa Dalam dan perluasan areal pertanaman kelapa di Indonesia menjadi 5 juta hektar, Kayalah Petani Kelapa Indonesia!

Print Friendly