BALIT PALMA DAN POLDA SULUT BERSEPEDA BERSAMA KE KEBUN KELAPA MAPANGET

Masih dalam suasana lebaran Idul Fitri 1422 H dan Kenaikan Isa Almasih. Pagi yang cerah, Sabtu 15 Mei 2021, Balit Palma menerima kunjungan Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) yang langsung dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen. Pol. Drs. Nana Sudjana, M.M., bersama dengan rombongan pejabat polda, maupun polsek di Sulut yang berjumlah 20 orang. Rombongan hadir dengan bersepeda dan berolahraga pagi dan langsung diterima Kepala Balit Palma Dr.Ir. Ismail Maskromo, MSi bersama dengan staf. Tujuan dari kedatangan rombongan ini adalah untuk melihat hasil inovasi kelapa Balit Palma. Lambang Kelapa juga melekat di badge atau logo Polda Sulut. Arti dan makna logo Polda Sulut, 1) Terdapat lima pelepah tangkai daun kelapa yang bermakna hijau merupakan representasi dari pitrah Pancasila sebagai pilar ideologis NKRI, 2) Tiga buah kelapa adalah simbol lain dari tribrata, nilai dasar yang merupakan pedoman moral dan penuntun nurani bagi setiap anggota POLRI, 3) Empat buku batang pohon kelapa, adalah simbol lain dari catur prasetya yang mencerminkan perbuatan perilaku seorang anggota POLRI selalu terikat dan memberikan secara hati nurani tanpa adanya paksaan oleh siapapun, maka jati diri selalu tertanam dalam pelaksanaan tugas. Itulah kenapa Polda Sulut sangat erat sekali dengan pohon kelapa, pohon kehidupan, atau the tree of life.

Selanjutnya rombongan bersepeda bersama mengelilingi kebun percobaan Mapanget yang berada dibelakang kantor utama Balai. Kebun ini memiliki luas 47,95 ha, yang berisi koleksi kelapa unggul diantaranya kelapa Dalam, Genjah, Hibrida, maupun Palma lainnya. Selain itu didalamnya terdapat jarak dan sistem tanam yang diisi oleh tanaman jeruk, cabai, maupun jagung diantara kelapa. Di dalam kebun tersebut juga terdapat unit pengolahan kopra putih dan arang skala petani, yang bersebelahan dengan unit pengolahan nira kelapa/aren menjadi gula kelapa dan aren. Kapolda Sulut juga memperoleh penjelasan cara mengolah nira kelapa/aren menjadi gula kelapa dan gula aren.

Dari kebun, kemudian rombongan menuju depan kantor utama Balai untuk melihat koleksi kurma, sawit, dan kelapa Genjah unggul yang pendek-pendek diantaranya kelapa Genjah Salak, Genjah Orange Sagerat, Genjah Kuning Nias, Genjah Raja, Genjah Kopyor, Kelapa Pandan Wangi, dan Kelapa Bido. Kapolda Sulut juga diperkenalkan cara mengidentifikasi kelapa eksotik yaitu kelapa Pandan Wangi dan kelapa Kopyor. Selanjutnya rombongan menuju gazebo di belakang gedung Taman Sains Pertanian (TSP) Bio-Industri Palma Mapanget, berdiskusi, dan mencicipi hidangan yang disiapkan Balai, diantaranya ubi dan pisang goroho yang digoreng dengan minyak kelapa, es kelapa kopyor, maupun kelapa muda segar yang cocok diminum setelah berolahraga. Selanjutnya acara ditutup dengan salam kelapa bersama-sama. “Kayalah petani kelapa Indonesia”.

Kapolda juga menjelaskan bahwa akan dilakukan penanaman kelapa Genjah unggul di Institusinya. Semoga kunjungan ini dapat mempererat kerjasama antara Balit Palma bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) dalam pengembangan kelapa maupun bidang keamanan aset 4 kebun Balit Palma diantaranya Kebun Percobaan Mapanget, Paniki, Kima Atas, dan Kayuwatu yang mempunyai luas total 174,7 ha yang membutuhkan pengamanan aset diantaranya tanah, bangunan, tanaman, dan materi penelitian yang berada di dalamnya, apalagi jika dimasa modern ini lahan tersebut menjadi sangat strategis karena terletak di kawasan bisnis atau kawasan elite, semoga dapat terjaga dengan aman. (AYP, EM, IM, 2021)

Print Friendly