Workshop Monitoring dan Rekonsiliasi Aplikasi SMART dan E-Monev DAK Bidang Pertanian

Acara Workshop aplikasi monev SMART dan E-Monev DAK bidang pertanian, dilaksanakan pada tanggal 27-28 Maret 2018 di Hotel Clarion Ujung Pandang-Makassar. Acara diikuti oleh 350 orang peserta yang berasal dari satker lingkup Kementerian Pertanian Wilayah Timur, terutama dinas pertanian yang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan satker UPT pusat Kementerian Pertanian yang menggunakan aplikasi SMART PMK. Acara pembukaan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Perencanaan yang diwakili oleh Kabag Perencanaan Wilayah Ir. Dewa Cakrabawa, MM. Beliau menyampaikan arahan dari kepala biro mengenai tujuan kegiatan yaitu untuk mengevaluasi kinerja kegiatan dan bagaimana mekanisme pelaporan dari DAK bidang pertanian. Kegiatan monev merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan.

Tujuan kegiatan monev yaitu untuk meningkatkan kinerja satker, meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, mengetahui pencapaian target dari kegiatan, serta feedback perencanaan di tahun yang akan datang. Tahun 2017 Kinerja Kementerian Pertanian mencapai 98%. Diharapkan pada tahun 2018 satker Balit Palma bisa memberi kontribusi untuk membantu meningkatkan capaian kinerja dari tahun sebelumnya. Pada hari kedua acara dilanjutkan dengan pemaparan mengenai aplikasi SMART oleh tim DJA. Pada tahun 2018 terjadi perubahan aplikasi PMK No. 249 tahun 2011 menjadi PMK No. 214 tahun 2017. Perubahan pada aplikasi tersebut yaitu adanya analisis dan rekomendasi yang diisi setiap semester dan akhir tahun, serta pengisian aplikasi faktor pendukung kendala kegiatan. Aplikasi PMK No. 214 tahun 2017 merupakan integrasi dari aplikasi PMK No. 249 tahun 2011 yang saat ini masih dalam proses penyempurnaan sehingga masih belum bisa digunakan. Adanya aplikasi baru diharapkan mampu mengevaluasi penggunaan anggaran dan laporan monitoring kegiatan secara optimal.(EK,2018)

Print Friendly