Walikota Terima Benih Unggul dari Balitbangtan untuk Pengembangan Kelapa di Kota Bitung

Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian terus melanjutkan program pembangunan bidang perkebunan melalui penyediaan benih unggul untuk membangun kebun induk sumber benih. Khusus komoditi kelapa melalui APBNP 2017 telah disediakan sebanyak 367 ribu benih unggul kelapa Dalam yang disebarkan pada 8 provinsi sentra produksi kelapa meliputi Riau, Lampung, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara. Setelah penyerahan di 6 provinsi lainnya, pada Senin 4 Juni 2018 mulai diserahkan benih untuk lokasi Sulawesi Utara. Kota Bitung yang juga merupakan salah satu sentra produksi kelapa di Sulut terpilih sebagai lokasi pengembangan sumber benih kelapa Dalam unggul. Bertempat di salah satu kebun di Kelurahan Tendeki, Kota Bitung sebagian kelompok petani mendapat bantuan benih kelapa siap tanam sebanyak 7200 cikal. Benih kelapa unggul yang diberikan adalah kelapa Dalam unggul Mapanget dan kelapa Dalam Lokal Lobu asal Minahasa Tenggara yang sedang dalam proses persiapan dirilis sebagai varietas unggul lokal pada akhir tahun 2018.

Penyerahan bantuan benih kelapa dari Badan Litbang Pertanian melalui Balit Palma kepada Pemerintah Kota Bitung diterima langsung oleh Walikota Bitung Max J Lomban, SE, M.Si. Acara serah terima tersebut juga dihadiri oleh Asisten II Kota Bitung Drs. Jefry Wowiling, M.SI, Sekretaris Kota Bitung Dr. Audy Pangemanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian Kota Bitung Sony Wenas, SP Camat Matuari Steven Prok, S.Sos, Lurah Tendeki Ivone Hermawan SE, anggota Kelompok Tani Pisok, Kelompok Tani Gemusis serta aparat desa dan perangkat pemerintah lainnya. Dari Balit Palma juga hadir peneliti Dr. Noli Bari dan Julianus Matana, SP, MSi sebagai penanggung jawab perbenihan kelapa untuk wilayah Sulawesi Utara. Acara serah terima bantuan diawali dengan penyampaian dari Kelapa Balai Penelitian Tanaman Palma Dr. Ismail Maskromo, M.Si. Menurut Kabalit Palma, benih kelapa Dalam ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian kepada petani-petani kelapa untuk meremajakan pertanaman kelapa sekaligus membangun kebun sumber benih varietas unggul kelapa di Indonesia khususnya di Kota Bitung, Harapannya ke depan akan terjadi regenerasi tanaman sekaligus menyediakan sumber benih baru kelapa unggul untuk wilayah Bitung dan sekitarnya. Selanjutnya disampaikan juga bahwa Balit Palma Balitbangtan bersedia membantu mendampingi petani untuk menerapkan inovasi teknologi kelapa dan palma lainnya dalam rangka pembangunan perkebunan di Bitung.

Walikota Bitung Max J Lomban, SE, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas bantuan benih unggul kelapa dari Balit Palma Baltbangtan untuk pengembangan kelapa di wilayah perkebunan Kota Bitung. Harapannya benih kelapa tersebut segera ditanam dan dipelihara oleh petani yang menerima. Ke depan beliau memprogramkan untuk menambah sebanyak 10 ribu benih kelapa dalam unggul lagi dari anggaran APBD untuk pengembangan di wilayah lain Kota Bitung. Pada kesempatan tersebut Walikota Bitung juga menyampaikan tentang usaha pengolahan kelapa menjadi VCO yang sudah berkembang di Kota Bitung. Saat ini sudah ada kelompok tani yang mengolah VCO dengan kualitas ekspor. Sebanyak 10 ribu butir kelapa setiap hari diolah menjadi VCO untuk diekspor ke luar negeri. Harapannya usaha pengolahan VCO ini terus dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah perolehan petani dari buah kelapa dibanding kopra yang saat ini terus menurun harganya. Di akhir sambutannya, Walikota Bitung mengharapkan Kerjasama Pemkot Bitung dengan Balit Palma Balitbangtan terus dilanjutkan untuk mendukung pembangunan perkebunan ke depan.

Pada acara yang dilaksanakan di lokasi kebun tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara serah benih dari Balit Palma oleh Kepala Balit Palma Dr.Ir Ismail Maskromo kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sonny Wenas, MM, disaksikan oleh Pak Walikota Bitung, Sekot Bitung dan Asisten II kota Bitung. Setelah selesai serah terima bibit kelapa Dalam dilanjutkan penanaman perdana bibit unggul kelapa, oleh pak Walikota Bitung, Sekretaris Kota Bitung, Kepala Balit Palma, Kepala Dinas dan Asisten II kota Bitung. Adapun jarak tanam yang dianjurkan adalah 6 x 16 meter dengan harap petani dapat memanfaatkan lahan di antara tanaman kelapa dengan menanam tanaman palawija atau tanaman hortikultura serta tanaan perkebunan ainnya sehingga dapat mengoptimalkan pendapatan petani kelapa. Semoga Kota Bitung bisa menjadi salah satu wilayah sentra produksi benih unggul yang dapat memasok kebutuhan benih kelapa untuk wilayah Sulawesi Utara di masa mendatang. Salam kelapa ! Jayalah Kelapa Indonesia

Print Friendly