Sosialisasi Pengenalan Varietas Unggul dan Pedoman Teknis Pembangunan Kebun Induk Tanaman Palma

Pertemuan dan Sosialisasi/Koordinasi Pengenalan Varietas Tanaman Perkebunan telah dilaksanakan sejak tanggal 28-30 September 2018 bertempat di hotel Ibis, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Pertemuan koordinasi sertifikasi dan pengawasan mutu benih telah dilaksanakan pada Jumat, 28 September 2018, siang sampai malam hari. Peserta terdiri dari Direktur Perbenihan Perkebunan, Kasubdit Perbenihan dan staf teknis lingkup Ditjenbun. Nara sumber anatara lain, Dr. Ir.Otih Rostiana dari Balittro, Prof.Dr.Ir.Hengky Novarianto, MS.dari Balit Palma, Balitbangtan, dan seluruh SDM Pengawas Benih Perkebunan, Produsen Benih, UPTD, dan staf teknis lainnya lingkup Kabupaten dan Provinsi Kalimantan Barat. Total seluruh peserta yang hadir sekitar 50 orang. Acara hari pertama adalah penyampaian materi oleh bapak Direktur Perbenihan, Ir.H.Muhammad Anas tentang Kebijakan Nasional dalam mewujudkan Kemandirian Benih Perkebunan. Dalam pemaparannya dan diskusi bapak Direktur inginkan percepatan pengembangan tanaman perkebunan tapi sesuai UU yang telah ditetapkan, salah satu memanfaatkan benih bermutu. Untuk itu, kalau dibutuhkan, pak Direktur bisa membantu dari kebijakan anggaran, kebijakan tata kelola benih, termasuk percepatan pelepasan varietas perkebunan dari Kalimantan Barat.

Selanjutnya materi dari Kepala Dinas Perkebunan Kalbar disampaikan oleh bapak Florentinus Anum tentang RPJMD Pembangunan Perkebunan di Kalbar, diikuti oleh paparan kepala UPSBS Provinsi Kalbar oleh bapak Muhammad Munsif tentang evaluasi pelaksanaan sertifikasi dan pengawadan benih di Kalbar tahun 2017-2018 serta rencana pemantapan 2019. Pada hari kedua disampaikan materi tentang Rancangan Revisi Permentan Nomor 50 tahun 2015 dan Kementan tentang Pedoman Pengawasan dan Peredaran Benih Tanaman Perkebunan, Pedoman Pendaftaran , Penilaian dan Pelepasan Varietas Unggul Tanaman Perkebunan oleh bapak Fajar Hufail dari Subdit Perbenihan, Direktorat Perbenihan. Selanjutnya materi dari Balitttro tentang Lada, Pala, Cengkeh, serta materi Balit Palma tentang komoditi Kelapa, Sagu, Aren dan Pinang terkait varietas unggul dan pembangunan kebun induk sebagai sumber benih.

Print Friendly