“Sambutan dan antusias Petani pada BIMTEK Dan Hilirisasi Adopsi Teknologi Kelapa Di Negeri Laimu Seram Selatan Kabupaten Maluku Tengah”

Kegiatan Bimtek dan Hilirisasi Adopsi Teknologi Kelapa hari kedua dilaksanakan di Negeri Laimu Seram Selatan Kecamatan Telutih Kabupaten Maluku Tengah tepatnya tanggal 21 Oktober 2021. Kegiatan Bimtek dan Hilisasi Adopsi Teknologi kelapa ini merupakan salah satu kegiatan Diseminasi Pemulihan Ekonomi Nasional Anggaran  tahun 2021 Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma).

Kegiatan Bimtek dan Hilirisasi sangat mendapat respon yang sangat positif  dan masyarakat sangat antusias untuk mengikuti kegiatan sampai akhir acara.

Kegiatan ini dikomandani oleh Dr. Steivie Karouw, S.TP.,MSc sebagai penanggungjawab kegiatan Bimtek dan Hilirisasi Adopsi Teknologi Kelapa . Kabalit Palma didampingi oleh 12 orang Tim Balit Palma dibawah koordinasi Bapak Engelbert Manaroinsong,SP.,MSi.  Kegiatan ini juga melibatkan Tim dari BPTP Maluku yang berjumlah 4 orang yang dikomandani oleh Dr. P.R. Matitaputty. Kegiatan Bimtek dan Hilirisasi ini diinisiasi oleh Ibu Saadiah Uluputty, ST  yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PKS bersama dengan rombongan anggota DPRD Maluku Tengah.

Kedatangan rombongan Anggota DPR RI Ibu Saadiah Uluputty, ST bersama dengan Kepala Balit Palma Ibu Dr. Steivie Karouw, STP.,MSc dan Kepala BPTP Maluku Dr. P.R. Matitaputty di negeri Laimu Seram Selatan Keamatan Telutih disambut dengan tarian Cakalele Adat Khas Masyarakat Maluku Tengah Pulau Seram Selatan. Tarian Cakalele merupakan tarian penyambutan kepada tamu yang datang dari luar daerah sebagai bentuk penerimaan dan penghormatan warga. Perjalanan untuk sampai ke desa Laimu tidak singkat karena Negeri Laimu ditempuh sekitar 200 Km dari Masohi Kabupaten Maluku Tengah dengan lama perjalanan yang ditempuh kurang lebih 3 sampai 4 jam dengan jalur darat. Kegiatan Bimtek dan Hilirisasi Adopsi Teknologi kelapa merupakan transfer teknologi dan ilmu pengetahuan terkait pengelolaan kelapa dari hulu sampai dengan hilir. (Asthutiirundu)

Print Friendly