Rakor Pusat Unggulan Iptek Tahun 2018 “Melangkah Bersama Menguatkan Produktivitas Litbang”

Kemenristekdikti dalam memperkuat keunggulan Indonesia, telah mengembangkan upaya peningkatan kualitas kelembagaan Iptek dan Dikti melalui Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI). Pusat Unggulan Iptek (PUI) adalah suatu organisasi yang melaksanakan kegiatan-kegiatan riset bertaraf internasional pada bidang spesifik secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang sangat tinggi serta relevan dengan kebutuhan pengguna Iptek. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Rapat Koordinasi Lembaga Litbang Pusat Unggulan Iptek Tahun 2018 di Gedung Konservasi Kebun Raya Bogor 14 – 15 Mei 2018. Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti, Patdono Suwignjo, Direktur Lembaga Litbang Ir. Kemal Prihatman, M.Eng, 106 Lembaga Litbang Unggul yang ada dibawah Kemenristekdikti dan Kementerian/Lembaga. Balit Palma dengan PUI Kelapa yang telah ditetapkan pada tahun 2016 diwakili oleh Dr. Donata Pandin dan Ir. Jeanette Kumaunang, MSc hadir dalam pembukaan hari pertama yang bertema “Melangkah Bersama Menguatkan Produktivitas Litbang bersama 183 perwakilan PUI lainnya.

Bertempat di Ruang Raflesia kegiatan hari pertama diawali dengan laporan Tim Pelaksana PUI yaitu Bapak Yudho Baskoro yang menyampaikan bahwa kegiatan Rakor PUI dibagi dalam 4 sesi yaitu Penjelasan Instrumen PUI, Penguatan Model Sinergi, Penguatan Rencana Kerja PUI tahun 2018 dan Silaturahim Nasional Lembaga Litbang Unggul Indonesia. Acara Rakor selanjutnya dibuka oleh Direktur Litbang Bapak Kemal Prihatman mewakili Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti. Dalam sambutannya disampaikan bahwa dalam mendukung teknologi Indonesia perlu dihasilkan produk produk unggul sesuai permintaan pasar untuk mendukung daya saing Indonesia, sehingga diperlukanpenguatan sinkronisasi dari 106 lembaga litbang unggul yang sudah ada dengan keberagaman PUI, sinergisme semakin besar dan kuat dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada. Semua lembaga litbang unggul (PUI) diharapkan menjadi agen-agen riset yang handal, dapat melangkah bersama menguatkan produktivitas litbang. Acara dilanjutkan dengan sesi I Rakor PUI yaitu Penjelasan Instrumen Pembinaan PUI oleh Bapak Yudho Baskoro. Dalam sesi ini dijelaskan Mekanisme Supervise, Indikator Kinerja PUI dan Mekanisme Monitoring dan Evaluasi Kinerja.

Kegiatan siang hari dilanjutkan dengan Sesi II yaitu Penguatan Model Sinergi PUI dalam bentuk forum Panel Sinergi PUI berdasarkan kluster riset. Kluster riset terdiri dari 7 kluster yaitu :

  1. Pangan Pertanian,
  2. Energi,
  3. Kesehatan dan Obat,
  4. Material Maju,
  5. Kemaritiman,
  6. Mitigasi Bencana dan
  7. Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Balit Palma terlibat dalam 3 kluster yaitu Pangan Pertanian, Energi, dan Materila Maju. Diharapkan dari kegiatan tercipta sinergi antar Lembaga Litbang Unggul untuk mendapatkan produk-produk akhir yang berdaya saing sehingga dapat menjawab isu-isu startegi nasional dan menghasilkan riset inovatif berbasis demand driven. SALAM SINERGI.

Print Friendly