PERSIAPAN PELEPASAN KELAPA SULA

Sejak tahun 2017 Balit Palma- Balitbangtan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Kerjasama bertujuan untuk menetapkan sumber benih kelapa Dalam unggul lokal. Sebanyak 1646 Pohon Induk Terpilih (PIT) yg terpilih dari beberapa desa di Mangole dan Wailoba telah dimanfaatkan pemda Kabupaten Kepulauan Sula sebagai sumber benih untuk program peremajaan kelapa. Hasil evaluasi ternyata beberapa populasi dari PIT memiliki potensi hasil kopra di atas 3 ton/ha. Untuk makin meningkatkan produktivitas kelapa dan memperluas penyebaran kelapa Sula, maka kerjasama antara pemda Kabupaten Kepulauan Sula dengan Balit Palma, Balitbangtan dilanjutkan untuk penelitian dlm rangka pelepasan varietas kelapa Dalam unggul. Sumber benih kelapa lokal tersebut berada di Kecamatan Mangoli Tengah, Mangoli Timur dan Waitina.

Observasi terhadap stabilitas produksi kelapa Sula ini telah dilakukan sejak tahun 2017 sampai 2019. Hasil pengamatan menunjukkan produksi kelapa Dalam Sula stabil. Sebagai calon varietas unggul yang akan diusulkan untuk dilepas pada bulan Oktober tahun 2019, selain dilakukan pengamatan produksi juga dilakukan penambahan PIT kelapa tersebut yang tersebar di sekitar desa Naflo dan Mangoli untuk menjamin ketersediaan sumber benih ke depan. Selain data produksi buah dan kopra telah dianalisis pula data kandungan lemak, komposisi dan kadar asam lemak, unsur hara makro dan mikro tanah serta daun ke 14, dan curah hujan. Jika kelapa Dalam Sula dapat dilepas sebagai varietas unggul, maka dapat menjamin ketersediaan benih berkualitas dan legal untuk membangun kebun induk dan kebutuhan benih di Provinsi Maluku Utara secara umum dan daerah sekitarnya dapat terjamin dengan harga yg tidak terlalu mahal karena tingginya biaya transportasi benih dari luar daerah mengingat pada umumnya transportasi antar satu daerah dengan daerah lain di Maluku menggunakan transportasi laut.(MT,2019)

Print Friendly