PENYERAHAN BENIH UNGGUL KELAPA DALAM BALI

Pulau dewata Bali yang dikenal juga sebagai pulau seribu pura juga dengan obyek wisata yang dikombinasikan dengan upacara adat ritual persembahyangan dan sangat terkenal sampai ke mancanegara. Tanaman kelapa yang merupakan bagian dalam upacara adat seperti janur dan air buah kelapa yang masih sangat mudah digunakan sebagai air suci dalam ritual tersebut. Oleh karenanya peranan tanaman kelapa sangat penting dalam kehidupan masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu. Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma), Badan Litbang Pertanian  lewat program perbenihan kelapa sejak tahun 2017 memilih Provinsi Bali sebagai salah satu wilayah pengembangan kelapa nasional disamping 7 (tujuh) provinsi lain seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Lampung, Riau, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Dan Tahun 2018 ini telah dilakukan penyerahan Benih kelapa pada beberapa provinsi tersebut, Khusus Provinsi Bali dilakukan Penyerahan Benih Kelapa Dalam Bali (DBI) yang bertempat di lokasi pembibitan kelapa di Desa Sinabun Kec. Sawan Kabupaten Buleleng.

Kelapa Dalam Bali merupakan salah satu varietas kelapa yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian RI sebagai Varietas Unggul Kelapa Nasional dengan SK Mentan No. 131/Kpts/SR.120/3/2004 Tahun 2004. Ciri khas kelapa ini adalah ukuran buah yang besar dengan berat buah utuh diatas 3 kg/butir melebihi standar benih nasional yaitu 1.5 kg/butir, produktivitas ≥ 3 ton kopra/ha/thn. Pada tahun 2016 telah dilakukan sertifikasi kebun sumber benih di tiga Kabupaten yaitu Buleleng, Jembrana dan Karangasem dengan total pohon induk terpilih kelapa sebanyak 5700 pohon atau 350.000 butir/tahun. Acara penyerahan benih kelapa dan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bibit Kelapa sebanyak 40.000 pohon oleh Dr.Ir. Ismail Maskromo, M.Si sebagai Kepala Balit Palma, Badan Litbang Pertanian kepada Ir. Lanang Aryawan, M.MA sebagai Kepala Bidang Perkebunan mewakili Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali diisaksikan oleh Ir. Jeanette Kumaunang, M.Sc (penanggung jawab kegiatan di Provinsi Bali) dan Engelbert Manaroinsong, SP.M.Si (PPK) bersama dengan beberapa staf Dinas Perkebunan provinsi. Selanjutnya, penyerahan benih kelapa Tahap Pertama ini diserahkan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Sekertaris Dinas I Wayang Narta, SPT. MM untuk selanjutkan akan dibagikan kepada CPCL di Kabupeten Buleleng. Semoga program mulia ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani kelapa juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama buah kelapa dalam rangka kegiatan kegiatan keagaman di Provinsi Bali.(EM,2018)

Print Friendly