Penilaian dan Penetapan Kebun Sumber Benih Kelapa Dalam di Distrik Amberbaken Papua Barat

Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan yang utama di Papua Barat Kebutuhan akan kelapa yang banyak membuat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat sejak beberapa tahun terakhir ini berusaha mencari sumber benih unggul untuk pengembangan tanaman kelapa di Papua Barat.


Balitbangtan diwakili Balit Palma Ir. Jeanette Kumaunang, MSc, bekerjasama dengan Ditjenbun yang diwakili Muhamad Subhi, STP, MP, BBPPTP Surabaya Achmad Ansor, SP beserta Tim dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Yahya Wally, S.Hut, bersama-sama melakukan kegiatan Penilaian dan Penetapan Kebun Sumber Benih Kelapa Dalam di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat (Pabar) pada 19 – 22 Nopember 2019.


Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan teknologi Balitbangtan untuk seleksi Blok Penghasil Tinggi (BPT) dan Pemilihan Pohon Induk Terpilih (PIT) Kelapa yang dilakukan di dua lokasi yaitu desa Warpaperi dan Desa Manggapnut Distrik Amberbaken Kabupaten Tambrauw yang berjarak tempuh 4 jam perjalanan. BPT di Distrik Amberbaken Kabupaten Tambrauw mempunyai potensi produksi kopra 3.14 ton kopra/ha/tahun.

Kegiatan dilanjutkan dengan memilih pohon-pohon yang baik untuk dijadikan sumber benih untuk dijadikan bibit berkualitas untuk disebar ke masyarakat. Ciri-ciri pohon induk terpilih kelapa yaitu mempunyai tandan di atas 12 buah, dengan minimal buah per tandan adalah 7 butir dan tidak terdapat tandan kosong. Di Desa Warpaperi dan Manggapnut telah berhasil diseleksi 102 PIT kelapa dengan potensi produksi benih 10.647 butir benih yang dapat digunakan untuk peremajaan dan perluasan tanaman kelapa Dalam seluas 53 ha per tahunnya.
Dengan bertambahnya pohon induk terpilih kelapa Dalam di Distrik Amberbaken diharapkan dapat memenuhi program peremajaan tanaman kelapa Dalam di tahun 2020 di Provinsi Papua Barat yang direncanakan seluas 50 ha. Pemandangan indah Pantai Maganggapnut dan sepanjang perjalanan dari Amberbaken menuju Manokwari yaitu hutan lebat dan sungai Wepai yang dilewati tanpa jembatan yang dapat memanjakan mata dan tim kompak Balitbangtan, Ditjenbun, BBPPTP, Provinsi Provinsi Papua Barat, dalam mengakhiri Perjalanan Penilaian dan Pemilihan Pohon Induk Terpilih Kelapa Dalam di Amberbaken sehingga jarak 4 jam perjalanan terasa menyenangkan. Jayalah Kelapa Indonesia, Salam Kelapa dari Amberbaken Papua Barat (JK Nop 2019)

Print Friendly