Pengembangan Kelapa Genjah Pandan Wangi di Kab. Luwu, Sulawesi Selatan

Kelapa Genjah Pandan Wangi asal Sumatera Utara merupakan salah satu varietas kelapa eksotik yang telah dirilis sebagai varietas unggul baru pada akhir tahun 2018. Dalam rangka pengembangannya maka dilakukan pembangunan kebun induk di Luwu Sulawesi Selatan selain di Kebun Percobaan Mapanget Balit Palma Manado. Sebanyak kurang lebih 1000 benih akan ditanam di beberapa lokasi. Pada tanggal 15 hingga 16 September 2019, Balai penelitian Tanaman Palma melaksanakan survey lokasi rencana penanaman kelapa Genjah Pandan wangi di Kabupaten Luwu. Dari Makassar ke Kabupaten Luwu membutuhkan waktu 7 jam lewat darat. Tim peneliti Balit Palma yang terdiri dari Dr Ir Ismail Maskromo, M.Sc dan Yulianus Matana, SP, MSi, bersama staf penyuluh dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulsel, ibu Rika. Bertempat di ruang pertemuan kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Tim Balit Palma dan BPTP diterima oleh Kepala Dinas Pertanian Kabuapten Luwu Ir. Andi Pangerang, bapak Ruplin selaku Sekretaris Dinas Pertanian dan staf Dinas Pertanian Kabupaten Luwu. Pada pertemuan tersebut disampaikan bahwa benih kelapa Genjah Pandan Wangi untuk tahap pertama sebanyak 250 benih telah ditanam di kebun milik bupati Luwu sebanyak 100 pohon. Sisanya telah di tanaman oleh petani di sekitarnya. Pada pertemuan tersebut juga disampaikan rencana mendatangkan benih kelapa Genjah pandan Wangi tahap kedua pada saat awal musim hujan yang diperkirakan akhir bulan Oktober atau awal bulan November. Pada tahap kedua, benih kelapa pandan wangi akan didatangkan sebanyak 650 bibit yang telah ditentukan lokasi penanamananya. Harapanya kedepan bahwa bibit yang diberikan harus diperlihara yang baik, sehingga dapat berproduksi sehingga dapat diberikan kepada kelompok atau anggota petani yang lainnya.

Selain membicarakan tentang penanaman kelapa Genjah Pandan Wangi juga dibahas tentang rencana untuk melaksanakan survey potensi tanaman sagu dan pengembangan nya di kabupaten Luwu. Sebagai Informasi, Kabupaten Luwu memiliki potensi yang sangat besar untuk produksi pati sagu basah yang sangat besar dan tersebar di Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, kabupaten Luwu Timur dan sebagian kecil di Kota Palopo. Oleh karena itu, perlu pendataan dengan cara melaksanakan pengamatan selama 3 tahun untuk mengetahui karakteristik dan produksi sagu Luwu yang spesfik dan berbeda dengan tanaman sagu di daerah lainnya. Selanjutnya dilaksanakan peninjauan lokasi rencana penanaman kelapa Genjah Pandan wangi. Ada 4 lokasi yang telah disurvei untuk pelaksanaaan penanamana kelapa. Hasil pengamatan menujukkan bahwa semua lokasi penanaman sangat ideal untuk dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman kelapa karena lahan yang datar dan sebagaian telah dibersihkan dari gulma, hanya penggalian lubang tanam. Pada tanggal 17 September 2019, Tim Balit Palma juga dilaksanakan pertemuan dengan kepala BPTP Sulawesi Selatan Bapak Dr Ir Wahid MS berserta beberapa staf peneliti dan penyuluh di ruang pertemuan BPTP. Pada pertemuan tersebut disampaikan rencana survey potensi Pengembangan Sagu di Kabupaten Luwu yang kan melibatkan 3 instansi yaitu Balit Palma, BPTP Sulsel dan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu dan kondisi bibit kelapa Genjah Pandan Wangi di persemaian. Rencana juga akan dilaksanakan penanaman kelapa Genjah Pandan Wangi sebanyak 100 benik di kebun percobaan Gowa BPTP Sulsel. Diharapkan ke depan Balitbangtan mampu untuk menyediakan teknologi yang dapat diterapkan di tingkat petani. Salam Kelapa ! (YM dan IM)

Print Friendly