PENETAPAN VARIETAS KELAPA KELAMBI UJUNG KUBU SEBAGAI SUMBER BENIH

Sebagai tindak lanjut dari Pelepasan Kelapa Kelambi Ujung Kubu spesifik lahan pasang surut, sebagai varietas unggul asal Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara oleh Menteri Pertanian dengan SK No. 41/KPTS/KB.020/2/2019, maka pada tanggal 7 – 9 Agustus 2019 telah dilakukan evaluasi mengenai kepemilikan PIT serta produktivitas benih/tahun. Tim yang melakukan evaluasi terdiri dari Pemulia Tanaman Kelapa Balit Palma yang diwakili oleh Ir. Elsje T. Tenda, MS, Pengawas Benih Tanaman Direktorat Jenderal Perkebunan Ira Ismalanda Tanjung, SP. MP, serta Pengawas Benih BBPPTP Medan dan Kabid Perkebunan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Batubara.

Jumlah PIT 650 pohon dengan rata- rata produksi benih per pohon 88,5 butir. Taksasi produksi benih sebanyak 46.060 butir pertahun. Hasil evaluasi menunjukkan semua sesuai dengan persyaratan dan Varietas Kelapa Kelambi Ujung Kubu layak ditetapkan sebagai sumber benih bina. Pemilik PIT Kelapa Kelambi Ujung Kubu adalah Kelompok Tani Flamboyan yang berasal dari Desa Ujung Kubu Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara.

Hal menarik yang kami temui pada waktu evaluasi adalah Kelompok Tani Flamboyan memasok kelapa sayur untuk Kota Medan dan sekitarnya dengan harga berkisar Rp. 6200 – Rp 9000 per gandeng (2 butir) loko kebun, artinya Rp. 3.100 – Rp. 4.500 per butir. Dengan demikian maka Kelompok Tani meminta agar harga benih varietas kelapa Kelambi Ujung Kubu harus diatas Rp. 5.000 per butir, kalau tidak lebih baik mereka menjual sebagai kelapa sayur yang tidak perlu diseleksi. Seandainya semua daerah penghasil kelapa di Indonesia memiliki harga jual seperti Kabupaten Batubara maka slogan KAYALAH PETANI KELAPA DI INDONESIA pasti segera terwujud. (ET,2019)

Print Friendly