KEUNGGULAN VARIETAS KELAPA BUOL ST-1 DAN POTENSI PENGEMBANGANNYA

Rendahnya produksi merupakan masalah dalam perkelapaan di Indonesia, sehingga perlu dicari kelapa-kelapa unggul lokal yang sudah beradaptasi baik pada suatu daerah untuk digunakan sebagai sumber benih dalam pengembangan kelapa. Kabupaten Buol, adalah salah satu daerah penghasil utama kelapa di Sulawesi Tengah.

Penelitian dilakukan sejak tahun 2011 sampai 2013 di desa Mokupo, kecamatan Karamat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah dengan metode observasi. Pengamatan dilakukan terhadap karakter morfologi meliputi karakter vegetatif, generatif, komponen buah, dan kimia daging buah. Selain itu dilakukan penilaian populasi/blok pertanaman, seleksi dan evaluasi pohon induk sebagai sumber benih.

Hasil observasi menunjukkan Kelapa Buol memiliki potensi produksi tinggi > 3 ton kopra/ha/tahun, kadar minyak kopra 61%, dan memiliki ciri spesifik, yaitu cepat berbuah ± 40 bulan (sama dengan kelapa Genjah), pertambahan batang lambat (tinggi 11 bekas daun < 1 m), dan batangnya memiliki bole. Karakter-karakter tersebut merupakan karakter antara kelapa tipe Genjah dan tipe Dalam. Hasil penilaian populasi/blok pertanaman diperoleh bahwa populasi kelapa Buol memenuhi syarat sebagai Blok Penghasil Tinggi.

Seleksi pohon induk kelapa terhadap 3000 tanaman di Desa Mokupo diperoleh sebanyak 300 pohon induk terpilih. Potensi benih dari sejumlah pohon induk terpilih tersebut sebanyak 28.800 butir benih per tahun yang dapat digunakan untuk pengembangan kelapa di lahan seluas 131 ha per tahun. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, maka populasi kelapa Buol telah dilepas sebagai varietas kelapa unggul lokal, dengan nama kelapa Buol ST-1. Pohon-pohon induk terpilih dari populasi kelapa Buol ST-1 akan menjadi materi pemuliaan untuk perakitan varietas unggul dan sebagai sumber benih untuk pengembangan kelapa di daerah-daerah yang memiliki iklim seperti di Kabupaten Buol.


Selengkapnya download Artikel terkait di sini

Print Friendly