KELAPA DALAM LAMPANAH ACEH SALAH SATU CALON VARIETAS UNGGUL

Provinsi Aceh adalah salah satu daerah penghasil kelapa utama di Indonesia. Pada tahun 2013 luas tanaman kelapa di Provinsi Aceh adalah 107.654 ha dengan total produksi setara kopra sebesar 63.743 ton, dan keseluruhannya merupakan perkebunan rakyat. Produksi kelapa di daerah ini mulai tahun 2005 menurun rata-rata 9 persen per tahun, terutama disebabkan oleh bencana tsunami yang mengakibatkan banyak tanaman rusak. Dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman kelapa di Aceh perlu dilakukan peremajaan pada kelapa yang sudah tua atau tidak produktif, dengan pemanfaatan benih unggul bermutu.

Kegiatan kerjasama antara Dinas Perkebunan Aceh dengan Balai Penelitian Tanaman Palma (BALIT PALMA), Badan Litbang Pertanian, telah dilakukan dengan tujuan untuk melakukan penelitian dalam rangka persiapan pelepasan varietas Kelapa Dalam Lampanah sebagai benih bina. Pelepasan varietas Kelapa Dalam Lampanah sebagai benih bina adalah penting untuk sumber benih unggul dan membangun kebun induk. Hasil penelitian sejak tahun 2014-2016 diketahui bahwa asal usul tanaman kelapa Dalam Lampanah adalah diwariskan secara turun temurun dari satu generasi kepada generasi dan merupakan kelapa Dalam asli dari Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Morfologi kelapa Dalam Lampanah mulai dari mahkota daun, batang, bunga dan buah pada umumnya cukup seragam. Dari 23 data karakter kuantitatif, semua memiliki nilai KK di bawah 20%, kecuali karakter 11 bekas daun diperoleh 23,29%. Lingkar polar buah kelapa Dalam Lampanah umumnya lebih panjang daripada lingkar ekuatorial, tergolong bentuk buah bulat (round), bulat telur (egg-shaped) dan bulat lonjong (elliptic). Biji kelapa Dalam Lampanah pada umumnya berbentuk bulat (round). Kelapa Dalam Lampanah memiliki jumlah 13,35 tandan/pohon, jumlah buah 9,25 butir/tandan atau rata-rata sebanyak 138 butir/pohon/tahun. Berat daging kelapa segar adalah 449 g/butir, atau sekitar 224 g kopra/butir, dan potensi produksi kopra adalah 30,97 kg/pohon/tahun atau 3,80 ton kopra/ha/tahun.
Kadar lemak kelapa Dalam Lampanah adalah 66.40%, pada kadar air kopra sekitar 3,42%, dan protein sekitar 6.81%. Total asam lemak jenuh 94,27%, asam lemak jenuh rantai medium 67,21% dan kandungan asam Laurat 46,50%. Sumber benih kelapa Dalam Lampanah telah diseleksi sebanyak 72 PIT dari total 407 pohon. Seluruh PIT kelapa Dalam Lampanah telah ditandai dengan menggunakan metode GPS. Pemda Aceh akan membangun Kebun Induk minimal 5 ha di lahan pemerintah, sebagai pengembangan sumber benih kelapa Dalam Lampanah. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kelapa Dalam Lampanah yang memiliki jumlah buah banyak, rata-rata 138 butir per pohon layak dilepas sebagai salah satu kelapa unggul nasional.

Print Friendly