Kegiatan Bimtek dan Hirilisasi Adopsi Teknologi Kelapa

Rabu 20 Oktober 2021 berlangsung di negeri Sepa, Kec. Amahai, Kab. Maluku Tengah berlangsung kegiatan BIMTEK yang terselenggara berkat kerjasama Balit Palma, BPTP Maluku, Ibu Saadiah Uluputty, anggota DPR RI dan tim serta petani kelapa maupun pemerhati kelapa di Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Bertempat di SMP Muhammadiyah Sepa, peserta sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan Bimtek. Kegiatan diikuti sekitar 80 peserta dari kalangan petani, penyuluh dan dinas perkebunan. Turut hadir dalam kegiatan Bimtek Kepala Balit Palma Dr. Steivie Karouw STP., M.Sc , Kepala BPTP Maluku Dr. P.R. Matitaputty dan perwakilan dari Dinas Pertanian Maluku Tengah.  Kegiatan Bimtek resmi dibuka oleh ibu Saadiah Uluputty, ST., anggota komisi IV DPR RI. Dalam arahannya, Ibu Saadiah menekankan pembangunan petani yang Mandiri.

Kegiatan Bimtek menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang yang berbeda dan tentunya dipandu oleh moderator handal Dr. Ir. Rein E. Senewe, M.Sc, Koordinator peneliti BPTP Maluku. Pemaparan pertama terkait pemilihan PIT dan Budidaya kelapa oleh Bapak Yulianus R. Matana, SP. MSi ( Peneliti Bidang Ekofisiologi). Pada materi ini banyak menjelaskan tentang cara memilih bibit yang benar, teknik persemaian, cara tanam maupun beberapa sistem tanam atau jarak tanam serta metode tumpang sari.

Materi kedua terkait pengenalan hama Utama tanaman kelapa dan pengendaliannya oleh Rahma, SP, MP( Peneliti Bidang Entomologi dan Fitopatologi). Dalam pemaparannya, narasumber banyak menceritakan tentang hama Oryctes dan Rhynchoporus yang dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu, produksi menurun bahkan pada serangan berat mengakibatkan kematian tanaman. Adapun strategi pengendalian diantaranya sanitasi lahan, pengaturan jarak tanam, pengendalian hayati, penggunaan perangkap, bahkan penggunaan insektisida jika terjadi ledakan hama. Sebagai materi penutup terkait Pengolahan Produk Kelapa oleh Dr. Patrik M. Pasang, S.TP., MT. Pengolahan produk kelapa terutama terkait pembuatan minyak kelapa sehat, VCO dan Nata de Coco. Pada kegiatan ini juga disertai praktek langsung terkait materi-materi yang dipaparkan oleh narasumber.

Print Friendly