Kabupaten Bintan, Kepri Menyiapkan Sumber Benih Kelapa Menunjang Pariwisata

Kabupaten Bintan, Provinsi Riau adalah salah satu daerah wisata pantai yangg banyak dikunjungai tamu mancanegara. Kelapa muda merupakan salah satu produk unggulan yang sangat diminati pengunjung di pulau Bintan. Dalam rangka menujang kemajuan pariwisata di pulau Bintan dan sekitarnya, maka Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau membuat program pembangunan kebun induk varietas kelapa unggul dan menyiapkan Blok Penghasil Tinggi (BPT) dan Pohon Induk Terpilih (PIT) kelapa Dalam sebagai sumber benih kelapa Dalam unggul lokal.

Sehubungan degan itu maka Kepala Seksi Benih Tanaman Tahunan dan  2 staf teknis Subdit Direktorat Jenderal Perkebunan, bersama peneliti pemuliaan Prof.Dr.Ir. Hengky Novarianto, MS., Balit Palma, Balitbangtan serta para Kepala Bidang Perkebunan,  Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Perkebunan, Kepala Seksi Pelayanan Tanaman Pertanian PBT, UPTD BBI Pertanian Dinas KPPKH Kabupaten Bintan dan Kabid Perkebunan Provinsi Kepri telah melakukan peninjauan, pengamaran, evaluasi, penerapan BPT dan pemilihan PIT kelapa Dalam di Kabupaten Bintan, sejak tgl.31 Juli sampai 2 Agustus 2019.

Calon Kebun Induk Kelapa Dalam berlokasi di Desa Kawal, Kecamatan Gunung Kijang. Luas lahan sekitar 25 ha berjarak sekitar 100 m dari jalan utama, dan milik dari Pemda Bintan. Untuk tahun 2019 ini akan ditanam awal seluas 5 ha kelapa Dalam Lampanah asal Aceh. Bibit kelapa telah dipesan sebanyak 660 kitri  dan akan ditanam 9mx9m segi empat atau 123 pohon/ha. Saat diskusi dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan telah disarankan untuk diprogramkan membangun pondok jaga di lokasi kebun induk. Disarankan juga Dinas merencanakan penanaman kelapa Genjah unggul lain, seperti Genjah Pandan Wangi dan Genjah Entok Kebumen di kebun induk tersebut.

Hasil pemeriksaan dan evaluasi utk penetapan BPT dan PIT kelapa Dalam telah dilakukan di Desa Kawal, Kec.Gunung Kijang, Kab.Bintan, Provinsi Kepri. Lahan kelapa merupakan milik kelompok tani kelapa seluas 100 ha. Hasil seleksi telah ditetapkan BPT seluas 20 ha dengan potensi hasil berdasarkan pengamatan 30 pohon sebagai sampel adalah 2,51 ton kopra/ha. Tanaman kelapa ini ditanam tahun 1973-1975, atau saat pengamaran berumur sekitar 45 tahun. Hasil seleksi PIT ditetapkan sekitar 400 pohon sebagai sumber benih yang akan disertifikasi. Diharapkan ke depan dari Kab.Bintan, Kepri akan tersedia benih kelapa unggul dari BPT/PIT dan Kebun Induk Kelapa utk membantu peremajaan dan pengembangan kelapa di Kab.Bintan dan Provinsi Kepri.

Print Friendly