Identifikasi dan Penilaian Calon Varietas Unggul Kelapa Dalam di Provinsi Aceh

Kelapa merupakan salah komiditi unggulan Provinsi Aceh. Hampir di semua kabupaten terdapat populasi kelapa yang menjadi sumber pendapatan petani selain tanaman perkebunan lainnya sepert sawit, kopi, kakao, pinang, lada dan pala. Komitmen pemerintah provinsi Aceh dalam mendukung pengembangan kelapa telah dilakukan dengan mendorong penetapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) di setiap kabupaten sentra kelapa. Selain itu telah berhasil dilepas varietas unggul lokal yaitu Kelapa Lampanah pada tahun 2017 sebagai sumber benih untuk wilayah Aceh dan sekitarnya. Dalam rangka mendukung pengembangan lebih luas komoditi kelapa di Provinsi Aceh dan menyediakan sumber benih unggul tambahan untuk wilayah Sumatera maka dilakukan Identifikasi dan Penilaian beberapa populasi kelapa yang telah ditetapkan sebelumnya sebagai BPT maupun populasi baru yang potensial di Kabupaten Bireuen yang merupakan sentra kelapa di Provinsi Aceh.

Penilaian dilakukan oleh Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si dan Meity Tulalo, SP. MP dari Balit Palma-Balitbangtan di tiga lokasi yaitu:
1. Desa Panti Baro Kecamatan Juli
2. Desa Geulanggang Labu Kecamatan Pesangan Selatan
3. Desa Kuala Ceurape Kecamatan Jangka

Hasil identifikasi pada tiga lokasi yang dinilai menunjukkan bahwa populasi kelapa di Desa Panti Baro Kecamatan Juli dengan luasan 15 ha, memiliki potensi untuk dievaluasi sebagai calon varietas unggul. Populasi kelapa Dalam di lokasi tersebut selain menunjukkan performa yang baik, juga memiliki potensi produksi kopra di atas 3 ton/ha/thn.
Berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian tersebut, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Provinsi Aceh akan menindaklanjuti untuk melakukan pemeliharaan sesuai petunjuk teknis budidaya kelapa yang telah disampaikan dan akan kerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Palma untuk mengevaluasi calon varietas tersebut agar dapat dilepas sebagai varietas unggul.(MT,2018)

Print Friendly