Gubernur Sulawesi Barat Kunjungi Balit Palma

Jumat 6 Juli 2018, Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma), Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian menjadi salah satu destinasi di sela-sela kunjungan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Bapak Ali Baal Masdar di Bumi Nyiur Melambai. Rombongan didampingi oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara Refli Ngantung, SP dan disambut oleh Kepala Balit Palma Dr. Ismail Maskromo didampingi Kepala Seksi Pelayanan Teknik Ir. Jeanette Kumaunang, M.Sc dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Robert Ch. Pua. Turut hadir Prof. Dr. Hengky Novarianto, Prof. Dr. Meldy L.A. Hosang serta para peneliti.

Rombongan diajak menikmati visualisasi teknologi melalui Profil Balit Palma yang menyajikan sejarah, serta inovasi teknologi tanaman palma di bidang plasma nutfah dan pemuliaan, agronomi, pengendalian hama dan penyakit serta pasca panen. Bapak Gubernur sangat tertarik untuk mengembangkan tanaman kelapa serta mengaplikasikan teknologi yang telah dihasilkan Balit Palma di daerah yang dipimpinnya. Hal ini dikarenakan di Provinsi Sulawesi Barat, kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan selain kakao.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Kepala Balit Palma memaparkan konsep pengembangan kelapa pada sektor hilir yang dilakukan melalui unit pengolahan kelapa terpadu dengan mengolah seluruh bagian buah kelapa untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi seperti minyak goreng sehat, nata de coco, tepung kelapa, arang tempurung dan serat sabut. Pengolahan kelapa dilakukan dengan sistem zero waste, semua bagian kelapa dimanfaatkan dan tidak ada yang terbuang. Secara ekonomi dengan mengolah semua bagian kelapa, maka pendapatan yang diterima akan meningkat 3 kali lipat dibanding hanya mengolah kopra atau kelapa butiran. Pengolahan kelapa secara terpadu diharapkan mampu menjadi solusi bagi petani kelapa dengan kondisi anjloknya harga kopra dan kelapa butiran saat ini.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, maka Bapak Gubernur berencana untuk melakukan kerjasama pengembangan tanaman kelapa di Sulawesi Barat. Dalam waktu dekat beliau akan mengirimkan tim teknis dan perwakilan dari instansi terkait untuk berkunjung ke Balit Palma dan mempelajari lebih dalam mengenai teknologi kelapa yang telah dihasilkan oleh Balit Palma. Harapannya ke depan, Sulawesi Barat dapat menjadi salah satu sentra kelapa di Indonesia. Kelapa dari Manado untuk Indonesia.

Print Friendly