Evaluasi Potensi Produksi Nira Kelapa Banyumas melalui Program KP4S Balitbangtan

Banyumas merupakan salah satu kabupaten sentra produksi gula kelapa di Indonesia. Sebagian besar petaninya menderes kelapa untuk mendapatkan nira dan diolah menjadi gula. Kelapa yang dideres adalah kelapa lokal yang telah dikembangkan turun temurun. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan penelitian KP4S, sejak Agustus 2017 telah dilakukan evaluasi terhadap potensi produksi nira kelapa yang dikategorikan tipe Dalam, Genjah dan Hibrida Alami.

Hasil pengamatan sementara selama dua bulan diperoleh bahwa kelapa tipe Hibrida Alami memiliki produksi nira relatif tinggi dibanding kelapa Dalam maupun Genjah. Kadar gula nira bervariasi antara 12-14.5 brix. Dengan hasil tersebut Tim Peneliti yang merupakan gabungan dari Balit Palma, BB Biogen, BPTP Gorontalo dan IPB ini menyarankan untuk pengembangan kelapa Hibrida maupun Genjah untuk peremajaan kelapa di Banyumas. Karakter cepat berproduksi dan Ā pertambahan tinggi yang lambat dari kedua tipe kelapa tersebut sangat diharapkan untuk menanggulangi masalah resiko jatuh para petani penderes yang harus memanjat kelapa setiap hari untuk mendapatkan nira. Bupati Banyumas telah memprogramkan pengembangan kedua tipe kelapa tersebut dengan memanfaatkan varietas unggul kelapa yang telah dihasilkan Balit Palma Ā Balitbangtan di Manado.(IM,2017)