Dihadiri 13 Negara, IWCD 2017 Sukses Digelar

Jumat (17/11/2017), penutupan even International Workshop on Coconut Product Development 2017 yang dihadiri oleh 15 peserta dari 13 negara-negara berkembang di Kawasan Asia Pacific berlangsung meriah. Saya sangat senang dan mengapreasi acara ini ungkap Direktur Non-Aligned Movement Centre for South-South Technical Coorporation (NAM CSSTC) yang juga adalah Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Ibu H.E. Prianti Gagarin Djatmiko-Singgih saat membacakan rumusan workshop. Turut hadir Kepala Badan Litbang Pertanian-Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil-Hasil Penelitian Ir. Jelfina C. Alouw, M.Sc. Peserta asal Tonga, Tevita Kingsdon Lautaka dan Gaspar Quintao Da Silva asal Timor Lestemerasa senang bisa berkunjung ke Manado, Indonesia. “Kami bisa memperoleh banyak pengetahuan tentang teknologi kelapa. Workshop ini sungguh bermanfaat.”

Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si mengatakan teknologi Balit Palma meliputi varietas unggul, sistem tanam dan pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta pasca panen serta materi dari PT. Big Tree Farms, PT. Cargill Indonesia, PT. Herba Bagoes dan Balai Besar Pasca Panen, diharapkan dapat memberi manfaat bagi para peserta. Pertemuan yang diprakarsai oleh Kementerian Luar Negeri, NAM CSSTC dan Kementerian Pertanian berjalan lancar. Terima kasih atas partisipasi para peserta yang berkenan hadir dalam acara ini. Semoga membuka peluang kerjasama untuk masa yang akan datang ungkap Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si saat menutup even ini.(SK,2017)

Print Friendly