Bimbingan Teknis Tanaman Perkebunan

Bimbingan teknis tanaman perkebunan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2020. Pertemuan dengan kelompok tani dan anggota kelompok tani dari berlangsung di kantor desa Terusan Mulya Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimatan Tengah. Untuk menuju kesana, Tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan ( Puslitbangbun) sebanyak 7 orang menyeberang sungai kapuas selama 1 jam menuju lokasi dengan perahu speed kecil dengan kapasitas 10 orang. Pertemuan diawali dengan sambutan dari kepala Puslit Bangbun yang diwakili oleh Dr Rustam Masinai selaku koordinator kegiatan ini. Pada kesempatan tersebut, Dr Rustam Masinai Menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya bibit atau benih tanaman perkebunan tetapi juga dengan bimbingan teknis tentang budidaya tanaman perkebunan dan pendampingan dilapang. Tanaman perkebunan yang dimaksud yaitu tanaman kelapa tipe Genjah dari Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Palma, tanaman kopi dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) dan tanaman Jahe merah, kunyit, temulawak dari Balai Penelitian tanaman Obat dan Rempah (Balittro).

Bimbingan teknis tanaman perkebunan dikuti sebanyak 16 kelompok tani dari 2 desa yaitu desa Terusan Mulia sebanyak 7 kelompok tani dan desa Terusan Karya sebanyak 9 kelompok tani. Kegiatan ini ikuti sebanyak 100 anggota kelompok tani. Bimbingan teknis dilakukan dengan menggunakan sistem penyampaian materi dari ketiga narasumber yaitu bapak Dr Bariot dari Balitri menyampaikan tentang GAP tanaman kopi selanjutnya budidaya tanaman kelapa Genjah yang disampaikan oleh bapak Yulianus Matana SP, MS dan materi yang terakhir tentang budidaya tanaman Jahe Merah, Kunyit dan Temulawak yang disampaikan oleh Ibu Ir. Octavia Trisilawati M.Sc. Setelah penyampaian materi selama 3 jam dari ke tiga narasumber dilanjutkan dengan Tanya jawab dari para petani. Beberapa pertanyaan tentang tanaman kelapa diantaranya 1) bagaimana cara meningkatkan hasil produksi buah kelapa, 2) apakah kelapa Genjah Entoh yang petani beli dari internet dapat daimbil buahnya untuk benih 3) bagaimana cara mengatasi serangan hama dari Orycetes yang ada di desa terusan mulya dan 4) Perlu adanya penyampaian cara pengolahan produk dari buah kelapa bukan hanya kelapa muda saja seperti pembuatan nata de coco.

Teknologi budidaya kelapa yang benar dan tepat menjadi kunci untuk menghasilkan kelapa dengan produksi yang optimal. Pebelian bibit atau benih melalui internet atau dunia maya tidak anjurkan karena tidak diketahui kemurnian bibit atau benih, sebaiknaya beli pada instasi yang terkait seperi dinas pertanian atau perkebunan atau penangkar yang memiliki legalitas untuk menjual dan memeproduksi bibit yang bersertifikat. Hasil pengamatan secara visual dilapang menunjukkan bahwa tanaman kelapa dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di dua lokasi ini. Di lokasi Desa Terusan karya dan desa Terusan Mulya merupakan desa-desa dengan penghasilan utama dari tanaman padi sehingga banyak menghasilkan hasil gilingan padi berupa dedak padi yang belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga sangat mudah adanya serangan Orycetes di sana. Pelatihan produk-produk turunan dari buah kelapa menjadi tanggung jawab dari Balit Palma yang akan dikordinasikan dengan Puslitbangbun dan akan dilaksanakan di desa tersebut. Semoga bimbingan teknis dapat meningkatakan kemamapuan petani untuk menanama kelapa dengan baik. Jaya petani kelapa Indonesia (Yulianus Matana, 2020)

Print Friendly