Balitbangtan Gelar Temu Teknis Jabatan Fungsional 2021

Temu Teknis Jabatan Fungsional lingkup Balibangtan diselenggarakan pada tanggal 13-15 September 2021 di Puslitbang Perkebunan, Bogor dan diikuti secara virtual dari Instansi masing – masing. Sebanyak 73 pemakalah mengikuti acara ini yang terdiri dari 23 penyuluh, 43 teknisi litkayasa dan 7 fungsional lainnya. Acara yang dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Haris Syahbuddin DEA, mengambil tema “Peran Pejabat Fungsional Mendukung Pertanian Maju, Mandiri, Modern pada Era Transformasi Digital”.

Dalam arahannya, Sekretaris Balitbangtan menyampaikan Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengembangan karir dan peningkatan kapasitas SDM pertanian. Pejabat Fungsional mempunyai peran yang penting dan merupakan komponen utama dalam SDM Balitbangtan. Oleh karena itu perlu membangun sinergi dan kolaborasi dengan pihak lain yang untuk meningkatkan kemampuan. Peningkatan Literasi mutlak dilakukan oleh setiap pejabat fungsional sehingga dapat menghasilkan inovasi teknologi yang baik. Selain itu literasi juga dapat meningkatkan kemampuan menulis sehingga hasil kerja kita dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh stakeholder.

Selanjutnya penyampaian materi dari pemakalah utama yaitu Prof. Dr. Ir Supriadi, M.Sc dengan judul “Plagiarisme dalam penulisan karya tulis dan cara menghindarinya”. Sedangkan pemakalah kedua Dr. Ir. Syahyuti, M.Si menyampaikan materi tentang Gaya penerbitan IAARD PRESS. Setelah acara ini diharapkan semua peserta dapat meningkatkan kemampuan menulisnya. Setelah penyampaian materi oleh para pemakalah, dilanjutkan presentasi makalah dari para peserta temu teknis.

Pada kesempatan ini Balit palma mengirimkan 4 pemakalah Teknisi Litkayasa yaitu :
1. Okta Aulia Noor Maajida dan Silpha Mangudisang dengan judul “Pengaruh Kondisi Bunga Jantan Terhadap Presentasi Viabilitas Polen Pada Aren Aksesi Mapanget”.
2. Asnawi dengan judul makalah “Diagnosis Gejala Defisiensi Boron Pada Tanaman Kelapa”
3. Toni Surya Hidayat dengan judul “Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Viabilitas Polen Kelapa”
4. Nugroho Utomo dengan judul “Karakteristik Bioselulosa Berbasis Air Kelapa Dengan Berbagai Volume Media sebagai Pengamatan Awal dalam Pembuatan Masker Hydrigel”.

Diakhir acara, diharapkan para peserta yang mengikuti Temu Teknis agar segera menyelesaikan perbaikan makalahnya sehingga dapat memenuhi kriteria yang dipersyaratkan untuk dipublikasikan oleh IAARD PRESS. Kedepan, Pejabat Fungsional diharapkan dapat terus menjadi ujung tombak penghasil inovasi teknologi pertanian yang sangat ditunggu oleh masyarakat Indonesia. (Tim Teknisi Litkayasa, 2021).

Print Friendly