Balit Palma Balitbangtan Menerima Kunjungan IKBI PTPN XIV

Sebanyak Sembilan orang dari Ikatan Keluarga Besar PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV berkunjung ke Balit Palma pada hari Kamis 12 November 2020 dengan tujuan untuk melihat dan mempelajari proses pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) yang nantinya akan dikembangkan di unit-unit lingkup PTPN XIV begitu diungkapkan oleh Ibu Wahyu. Kunjungan kali ini diterima langsung oleh Bapak Kepala Seksi Jasa Penelitian, Engelbert Manaroinsong, SP., MSi di mini theater Taman Sains Pertanian (TSP) Bioindustri Palma-Mapanget. Beliau memberi ucapan selamat datang dan memaparkan komoditi mandat dan teknologi-teknologi yang telah dihasilkan Balit Palma. Kemudian peserta diajak untuk melihat profil Balit Palma, pengolahan VCO cara basah dan cara kering.

Setelah melihat secara langsung proses pengolahan, diskusi berikutnya dipimpin oleh Peneliti bidang ekofisiologi Yulianus R. Matana, SP., MSi, dan dihadiri oleh peneliti bidang pascapanen Adhitya Y. Pradhana, STP., MSi. Peserta tertarik pengolahan VCO dengan cara kering yang menggunakan limbah biomasa sabut, tempurung, dan ranting. ibu Wahyu bertanya terkait proses pembuatannya yang kontinyu dengan beberapa tahapan proses sangrai menggunakan suhu yang berbeda. Adhitya menjelaskan bahwa pengolahan menggunakan 4 tahap pemanasan untuk menghindari kerusakan kelapa parut sangrai. Pengolahan dengan cara kering ini dapat diterapkan pada skala kelompok tani dan apabila dikembangkan di PTPN XIV juga sangatlah sesuai karena sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga mempunyai Sumber Daya di kebun seperti bahan baku kelapa, SDM, dll, sehingga tidak hanya fokus pada pengolahan kopra dan penjualan kelapa secara butiran saja di PTPN XIV, tetapi bisa diolah menjadi produk VCO yang mempunyai nilai tambah yang baik. Selain itu sisa pengolahannya yaitu meal kelapa bisa dibuat tepung dan selanjutnya diolah menjadi kue. VCO sendiri selain untuk pangan, bisa dibuat sebagai bahan baku non pangan seperti sabun premium untuk hotel-hotel bintang lima.

Ibu-ibu diajak berkunjung ke unit pengolahan VCO cara kering untuk melihat langsung dan mendengarkan penjelasan proses pembuatannya. Selain itu, ibu-ibu berkunjung juga di unit pengolahan VCO cara basah dengan metode pemanasan bertahap yang sangat cocok diterapkan oleh ibu-ibu di rumah, sedangkan pengolahan cara kering sangat cocok diterapkan oleh kelompok tani maupun perusahaan seperti PTPN. Sambil berdiskusi di siang hari yang panas ini, ibu-ibu disuguhi oleh sajian segar dan lezat, es kelapa kopyor yang disuguhkan oleh tim Jaslit. Semoga seteleh kunjungan awal ini selanjutnya akan disusul oleh kunjungan berikutnya, ataupun MoU kerjasama dengan direksi maupun pegawai PTPN XIV. Salam kelapa, Kayalah Petani Kelapa Indonesia. (AYP dan EM, 11/12/20)

Print Friendly