Akhirnya Tim Penilai Kebun Sumber Benih Varietas Kelapa Dalam Lampanah Turun ke Lokasi

Sejak dilepas varietas kelapa Dalam Lampanah asal Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh disetujui dilepas pada sidang TP2V bulan April 2017 dan SK Pelepasan varietas ditanda tangani Mentan RI, benih kelapa Dalam Lampanah belum bisa diedarkan karena belum diserfifikasi dengan SK. Ditjenbun. Berdasarkan Surat Tugas Nomor: 173/KB.010/E.2/01/2018, tanggal 26 Januari 2018 tentang Penilaian Kebun Sumber Benih Tanaman Perkebunan, maka sejak tanggal 30 Januari-2 Februari 2018 telah turun tim yang terdiri atas PBT Ditjen Perkebunan, Subdit PVPMB, Dir. Perbenihan Perkebunan, Pemulia Balit Palma Balitbangtan dan PBT UPTD-BBPMP Provinsi Aceh. Evaluasi berdasarkan Laporan Pelepasan Varietas Kelapa Dalam Lampanah dan pengambilan PIT contoh serta diamati produksi buah dan komponen buah contoh sebanyak 10 pohon. PIT kelapa Dalam Lampanah yang diseleksi baru 72 pohon dari total 402 pohon total tanaman kelapa pada dua blok.

Keunggulan varietas kelapa Dalam Lampanah pada jumlah buah/pohon yaitu rata-rata 135 butir/pohon/tahun. Sehingga saat turun ke lapangan diputuskan Tim menambah lagi PIT dari 4 blok kelapa disekitar blok I dan II sebelumnya. Teknologi Balitbangtan untuk seleksi PIT dan buah kelapa digunakan dalam persiapan sumber benih kelapa unggul ini. Potensi sumber benih varietas kelapa Dalam Lampanah dari dua blok tersebut sekitar 10.000 butir/tahun, akan ditingkatkan menjadi lebih dari 30.000 butir dari empat blok lainnya. Pemilik kelapa dari empat blok tersebut baru mau bergabung setelah menyadari tujuan dan kegunakan penetapan BPT dan PIT kelapa.

Print Friendly